Quran Hadis

Tiada Hari Tanpa Al-Quran Dan Sunnah

pakaian

Untaian Adab Harian ( 3 )

| 0 comments

ADAB BERPAKAIAN DAN BERHIAS

1.Disunnahkan memakai pakaian yang baik lagi suci. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pernah bersabda kepada seorang sahabatnya yang terlihat memakai pakaian yang kurang baik ;

«فإذا آتاك الله مالاً فليُرَ أثر نعمته عليك وكرامته»

Artinya ; “Jika Allah ta’ala memberimu rezeki berupa harta, maka hendaknya nikmat dan karunia-Nya itu nampak pada dirimu”[1].

 2.Pakaian wajib menutup seluruh aurat. Juga harus longgar dan tidak ketat agar tidak menampakkan lekukan tubuh atau mudah tersobek.

 3.Pakaian laki-laki tidak menyerupai pakaian wanita dan juga sebaliknya. Sesuai hadis Ibnu Abbas radhiyallaahu’anhuma bahwa ” Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita, dan wanita yang menyerupai laki-laki “[2]. Tasyabbuh (Penyerupaan) ini ; bisa terjadi pada pakaian atau selainnya.

 

4.Tidak boleh memakai pakaian syuhrah (ketenaran). Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda ;

«من لبس ثوب شهرة في الدنيا ألبسه الله ثوب مذلَّة يوم القيامة»

Artinya ; “Barangsiapa yang memakai pakaian ketenaran (syuhrah) didunia, maka Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan dihari kiamat kelak”.[3]

 

5.Pakaian yang dipakai tidak boleh memiliki gambar makhluk bernyawa atau gambar salib. Sesuai hadis Aisyah radhiyallahu’anha bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam tidak membiarkan satu pakaianpun yang ada gambar salibnya dirumahnya  ,melainkan beliau merobeknya”.[4]

 

6.Seorang laki-laki diharamkan memakai sutra dan emas, kecuali jika dalam keadaan darurat. Berdasarkan hadis Ali radhiyallaahu’anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam mengambil sutra lalu meletakkannya dikanannya, dan mengambil emas lalu meletakkannya dikirinya, lalu bersabda ; “Sesungguhnya dua benda ini (emas dan sutra) haram atas kaum laki-laki dari kalangan umatku”.[5]

 

7.Seorang laki-laki tidak boleh memanjangkan atau menurunkan pakaiannya atau celananya / sarungnya melebihi mata kaki. Sesuai hadis Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda ;

«ما أسفل الكعبين من الإزار ففي النار»

Artinya ; “Apa yang  melebihi mata kaki berupa sarung, maka tempatnya adalah dineraka”.[6]

Adapun wanita, maka pakaiannya harus menutup seluruh jasadnya  termasuk kedua kakinya. Serta diharamkan menyeret pakaian dengan sikap sombong dan takabbur. Dalam hadis ;

«لا ينظر الله يوم القيامة إلى من جرَّ إزاره بطرًا»

Artinya ; “Allah ta’ala tidak akan memandang orang yang menyeret sarungnya dalam keadaan sombong dihari kiamat kelak”.[7]

 

8.Disunnahkan mendahulukan anggota tubuh yang kanan dalam berpakaian atau selainnya. Sesuai ucapan Aisyah radhiyallahu’anha bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam sangat suka memulai dengan yang kanan dalam semua perkaranya, baik ketika memakai sandal, ketika bersisir, atau bersuci”.[8]

 

9.Bagi yang memakai pakaian baru, disunatkan membaca doa berikut tatkala memakainya ;

«الحمد لله الذي كساني هذا الثوب ورزقنيه من غير حول مني ولا قوة»

(Alhamdulillaahi alladzi kasaani haadza ats-tsauba wa razaqani min ghairi haulin minni wa laa quwwah).

Artinya ; “Segala puji hanya bagi Allah yang telah menganugrahkan pakaian ini tanpa ada daya dan upaya dariku”.[9]

 

10.Disunnahkan bagi laki-laki untuk memakai pakaian berwarna putih, Sesuai sabda beliau ;

«البسوا من ثيابكم البياض، فإنها من خير ثيابكم»

Artinya ; “Pakailah pakaian yang berwarna putih karena ia merupakan pakaian terbaik kalian”.[10]

 

11.Disunnahkan bagi laki-laki atau perempuan memakai wewangian, namun ini tidak dibolehkan ketika sedang melaksanakan ihram untuk haji atau umrah. Seorang perempuan juga tidak boleh memakai wewangian ketika berada dihadapan laki-laki yang bukan mahramnya atau ketika dalam masa hiddah (masa berkabung dan mengurung diri tatkala suami atau kerabatnya wafat).

 

12. Juga diharamkan memakai tato, mencukur alis, mengikir gigi agar terlihat indah, atau  menyambung rambut (dengan rambut lain atau tali). Dalam hadis ;

«لعن الله الواشمات، والمستوشمات والنامصات والمتنمصات والمتفلجات للحسن المغيرات خلق الله»

Artinya ; “Allah ta’ala sungguh melaknat wanita yang membuat tato dan yang dibuatkan tato, wanita yang mencukur alis dan yang dicukur alisnya, dan wanita yang mengikir giginya agar terlihat indah, mereka semua merubah ciptaan Allah ta’ala”.[11]

 

 



[1] .HR Abu Daud dan dinilai shahih oleh Al-Albani.

[2] .HR Bukhari.

[3] .HR Ahmad dan diniali hasan oleh Al-Albani.

[4] .HR Bukhari dan Ahmad.

[5] . HR Abu Daud dan dinilai shahih oleh Al-Albani

[6] .HR Bukhari .Maksud hadis ini ; orangnya lah yang berada dineraka.

[7] .Muttafaq ‘alaihi.

[8] .HR Bukhari Muslim.

[9] .HR Abu daud dan dinilai shahih oleh Al-Albani.

[10] .HR ahmad dan dinilai shahih oleh Al-Albani.

[11] .Muttafaq ‘alaihi.

Leave a Reply

Required fields are marked *.